Jumat, 20 Juni 2008

Segudang Manfaat Beras Merah



KAPAN terakhir kali anda makan nasi merah? Mungkin sudah lupa tuh, atau kalau ingat pernah ketika masih anak-anak, atau sewaktu masih bayi umur 6 bulan. Kini yang pasti, menurut pengamatan, beras merah sudah jarang ditemui atau diperdagangkan di pasaran, apalagi dikonsumsi. Apa penyebabnya? Tidak diketahui secara pasti, mungkin saja karena tidak ada yang mau membudidayakannya atau karena sedikit peminatnya.

Ibu-ibu rumah tangga yang setiap hari menyajikan nasi putih untuk keluarganya, mungkin sudah lupa dengan beras merah, begitupun warung-warung nasi dan restoran tak pernah menghidangkan menu dengan nasi merah. Anak-anak sekarang mungkin hanya mengenal nasi yang berwarna putih (dan mungkin ’kuning’), mereka tidak mengenal ada beras merah (sebenarnya berwarna coklat), karena setiap hari disodori nasi putih oleh orangtuanya.

Kalau anda ingin mencicipi beras merah, mungkin anda harus menjadi bayi dulu karena sekarang ada makanan instan bayi terbuat dari beras merah, atau anda mesti disihir dulu menjadi unggas, baru bisa menikmati rasa beras yang kini banyak dijual sebagai pakan burung.

Sayang sekali, santapan yang begitu menyehatkan itu harus hilang dari peredaran. Bila dibandingkan dengan beras putih yang kita konsumsi sehari-hari, beras merah atau dalam bahasa Inggrisnya brown rice, jauh lebih bermanfaat bagi kesehatan, orang awam sekalipun tahu akan kelebihan oryza sativa yang satu ini.

Perbedaan antara beras merah dan beras putih tidak sekadar soal warna. Sebutir beras memiliki beberapa lapisan. Hanya lapisan paling luar, yaitu kulit padi atau sekam, yang dihilangkan dalam memproduksi beras merah. Sekali proses penggilingan ini menghasilkan yang namanya beras merah pecah kulit. Komoditas inilah yang biasa digunakan sebagai campuran makanan instan bayi atau dijual sebagai pakan burung. Proses ini sedikit merusak nilai nutrisi beras.

Bila beras merah selanjutnya digiling beberapa kali, akan menghilangkan dedak dan lapisan lembaga, hasilnya adalah beras putih, sebagai beras yang telah kehilangan banyak zat gizinya. Penggosokan (digiling dan dicuci berkali-kali) akan menghilangkan lapisan aleurone butir beras – suatu lapisan yang mengandung lemak-lemak esensial yang berguna bagi kesehatan. Bila lemak ini bersentuhan dengan udara pada proses pembersihan, akan sangat sensitif sehingga terjadi oksidasi. Pembersihan lapisan ini biasanya dilakukan untuk meningkatkan ketahanan simpan komoditas ini. Hasilnya berupa beras putih yang tak ada bedanya dengan tepung yang dimurnikan, yang terbuang sebagian besar gizi aslinya.

Dalam setiap 50 gram sajian beras merah, mengandung 4 gr protein, 55 mg magnesium. Ia juga memiliki 1 mg lemak dan serat plus sejumlah mineral lainnya minus sodium, selebihnya adalah karbohidrat. Bila dilakukan penggilingan dan pencucian berkali-kali pada beras merah hingga menjadi putih, terbukti bisa merusak 67% vitamin B3, 80% vitamin B1, 90% vitamin B6, setengahnya mangan, setengahnya fosfor, 60% besi, dan menghilangkan serat serta asam lemak esensialnya. Untuk menggantikan zat gizi yang hilang dalam proses penggilingan dan penggosokan ini, biasanya dilakukan “pengayaan” dengan vitamin B1, B3 dan besi. Namun upaya ini tidak memulihkan sepenuhnya, sekurangnya 11 zat gizi hilang dan tidak dapat digantikan dengan proses ”pengayaan” ini.

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa dengan mengkonsumsi beras merah secara teratur, ada banyak manfaat penting bagi kesehatan tubuh.

Dalam peringkat makanan, beras merah menduduki ranking pertama sebagai sumber mangan, selain sumber mineral selenium dan magnesium. Cukup secangkir beras merah mampu menyediakan 88% mangan setiap harinya. Mineral ini membantu menghasilkan energi dari protein dan karbohidrat, mineral ini pun memegang peran utama dalam sintesa asam-asam lemak yang penting untuk kesehatan sistem saraf, dan dalam produksi kolesterol, yang digunakan tubuh dalam menghasilkan hormon-hormon seks. Mangan juga komponen yang penting bagi enzim antioksidan penting yang disebut superoxide dismutase yang memberi perlindungan akibat radikal bebas selama proses metabolisme dalam tubuh.

Bagi orang-orang yang khawatir akan risiko kanker usus, beras merah memiliki dua fungsi, selain sumber serat yang perlu untuk meminimalisir lamanya zat-zat penyebab kanker kontak dengan sel-sel usus, selain juga menjadi sumber selenium, mineral yang justru mereduksi risiko kanker usus.

Walaupun butiran beras ini mengandung minyak, namun kolesterolnya sangat rendah, bahkan dalam suatu studi di Universitas Negara Bagian Louisiana, AS, menemukan bahwa minyak dedak beras ini bisa menurunkan kolesterol jahat (LDL) pada tubuh manusia.

Manfaat kesehatan dari beras merah adalah seratnya, secangkir beras merah mampu menyediakan 14% serat setiap harinya. Serat ini telah terbukti menurunkan kolesterol tinggi, juga menghambat aterosklerosis. Serat beras merah pun berperan dalam mengontrol tingkat gula darah, sehingga menjadi pilihan terbaik bagi penderirta diabetes.

Menurut riset Dr. Rui Hai Liu dari Universitas Cornell, seperti halnya buah-buahan dan sayuran, beras merah juga mengandung fenolik, salahsatu zat antioksidan yang mampu menghambat radikal bebas pemicu kanker. Angka aktivitas antioksidan beras merah menurut hasil riset tsb adalah 56, sementara brokoli 80, bayam 81, apel 98, pisang 65, jagung 181, dan gandum 77.

Magnesium, yang terkandung dalam beras merah, menurut beberapa studi mampu menurunkan keakutan asma, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan frekuensi migrain, dan menurunkan risiko serangan jantung serta struk. Magnesium membantu mengatur irama saraf dan otot dengan menyeimbangkan aksi kalsium. Magnesium juga perlu untuk kesehatan tulang. Sekitar dua pertiga magnesium di dalam tubuh manusia ditemukan dalam tulang. Secangkir beras merah akan memberi anda 21% keperluan sehari-hari akan magnesium.

Itulah ’sebagian kecil’ dari segudang manfaat mengkonsumsi beras merah, tak akan cukup membahasnya dalam forum terbatas ini. Banyak pakar menyebutkan, beras merah merupakan salahsatu pakan paling menyehatkan di dunia. Jadi, mengapa kita tidak mencoba mempopulerkan lagi makanan pokok berkhasiat ini. (Dede Suhaya/dari berbagai sumber)***


Tips Memilih dan Menyimpan Beras Merah

BERAS biasanya dijual dalam bentuk karungan, dibungkus dengan kemasan dengan mencantumkan harga, dan eceran atau curah. Bila membeli beras merah dalam bentuk kemasan, periksa tanggal kedaluarsanya, berhubung dengan minyak-minyak alamiah yang terkandung, beras merah berpotensi menjadi tengik bila disimpan terlalu lama di udara terbuka.

Untuk menghindari zat-zat pencemar yang malah merugikan tubuh, usahakan memilih beras merah yang ditanam petani secara organik. Beras dari padi yang dibudidaya secara konvensional berpotensi mengandung residu pestisida atau pupuk kimia.

Bila membeli beras dalam jumlah banyak, yakinkan wadah yang berisi beras itu ditutup dan toko tersebut memiliki penggantian produk (turnover) yang baik untuk meyakinkan kesegaran produk yang maksimal. Dimanapun membeli beras dalam jumlah banyak atau dalam kemasan paket, yakinkan tidak terdapatnya uap air.

Karena beras merah masih mengandung lembaga yang kaya minyak, ia sangat sensitif menjadi tengik dibanding beras putih, dan sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin. Sebelumnya dibungkus dengan wadah kedap udara, beras merah akan tetap segar disimpan dalam jangka waktu sekitar enam bulan.

Sementara varietas beras putih juga sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara, juga bisa disimpan di tempat sejuk dan kering. Disimpan dengan benar, beras putih akan tahan hingga satu tahun.

Penyimpanan nasi atau beras yang sudah ditanak merupakan kontroversi. Beberapa organisasi merekomendasi 4-7 hari penyimpanan di dalam lemari pendingin, namun beberapa pakar tidak menyarankan menyimpannya terlalu lama. Sebaiknya satu kali menanak nasi langsung dikonsumsi jangan disisakan. Nasi yang disimpan terlalu lama pada suhu tertentu apalagi hadirnya uap air, spora bakteri, atau jamur, berpotensi mengandung toksin. (DS/berbagai sumber)***

26 komentar:

  1. barusan saya copy+paste tulisan tentang beras merah
    buat bahan artikel adik saya.
    terima kasih
    selamat berkunjung di blog kekaguman zoom

    BalasHapus
  2. makasih artikelnya. saya baru saja coba coba konsumsi beras merah.. untuk skrang 2 kilo nya saja sudah 58 ribu rupiah (waw).
    Beras merah jangan terlalu lama di simpan di udara terbuka. karena akan teroksidasi oleh udara (seperti apel atau kentang yg sudah di kupas). lebih amannya, beli dalam kemasan kecil saja dan c ari dalam bentuk bungkusan kedap udara. pastikan menghabiskannya paling lama 10 hari setelah di buka. jangan lupa juga untuk mengecek tanggal expired nya.

    BalasHapus
  3. bisa tidak beras merah di campur dengan beras putih dalam memasaknya?

    BalasHapus
  4. Artikel ini memperkuat keyakinan saya untuk selalu memberikan olahan beras merah pada anak bayi saya, sejak umur 2 bulan anak saya sudah saya beri air masakan beras merah ( tajin - bhs. jawa) dan sekarang sudah berjalan hampir 5 bulan karena tidak mendapat ASi dari Ibunya, Alhamdullah pertumbuhan anak saya sangat-sangat cepat dan membuat gemes orang-orang disekitarnya.. terimakasih artikelnya... wasalam.....

    BalasHapus
  5. makasih infonya,
    saya lagi nyari referendi tentang kelebihan beras merah dibanding dengan beras putih.

    BalasHapus
  6. kang ane copy-paste yee...
    untuk tugass.
    oke!

    BalasHapus
  7. saatnya hidup sehat dgn mengkonsumsi BERAS MERAH Murah Kualitas Terjamin! cuma 48rb/5kg lihat & order disini: http://www.beebuku.com/cms.php?id_cms=6

    BalasHapus
  8. okviandikeren14 April 2010 17.34

    trims...informasinya.... soalnya s papah main nganti beras putih pake beras merah segala....trus katanya mo di rutinin lagi makanya....haha !

    BalasHapus
  9. Untuk yang diSurabaya,saya jual beras merah dgn harga MURAH hanya 9000/kg kualitasnya bagus loh.
    Silahkan pesan di (Fenty ) 031-71863689 ato email:alma.fenty@gmail.com
    Bagus untuk menurunkan berat badan juga loh...

    BalasHapus
  10. minta info dunk,, yang jual beras merah organik yang di medan?

    BalasHapus
  11. minta info dunk,, yang jual beras merah organik yang di medan?
    franz_dewi@yahoo.com

    BalasHapus
  12. minta info dunk,, yang jual beras merah organik yang di medan? Kalo ada tolong kirim ke franz_dewi@yahoo.com
    makasih

    BalasHapus
  13. dapatkan serbuk beras merah berkualitas dan berkhasiat.

    SBMN Berasal dari beras merah pilihan yang berkualitas. Diolah secara higienis dengan pengawasan mutu yang ketat. Serbuk Beras Merah Natural (SBMN) mengandung serat, protein, lemak, karbohidrat, vitamin A, B, B komplek dan E, mineral, enzim serta tidak mengandung bahan pengawet sehingga dapat disajikan sebagai minuman kesehatan alami.
    Manfaat lain Serbuk Beras Merah Natural ( SBMN):
    * Untuk orang yang kondisi tubuhnya lemah atau sering sakit-sakitan
    * Untuk orang lanjut usia yang mengalami penurunan fisik
    * Untuk anak dalam masa pertumbuhanMembantu proses pencernaan dalam tubuh dan mencegah sembelit
    * Meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh terhadap penyakit
    * Membersihkan kotoran/racun ringan dalam usus besar
    * Membantu penyembuhan wasir

    SBMN cocok untuk anak-anak sampai dengan orang lanjut usia. SBMN adalah makanan kesehatan berkualitas untuk membantu menjaga kesehatan keluarga Anda.

    info detail produk klik link dibawah ini
    http://www.facebook.com/profile.php?id=100001198832090#!/photo.php?pid=112585&id=100001198832090&ref=fbx_album

    BalasHapus
  14. saya copas ya, breuhmirah.blogspot.com

    BalasHapus
  15. minta info donk, yg jual beras merash,beras coklat,beras hitam organik di medan..klo ada email ke salim_candra@yahoo.com
    makasih yach

    BalasHapus
  16. aku udah lama konsumsi beras merah, semenjak kuliah dulu, sampe skrg sktr 10 tahunan. cuma memang beras merah itu agak mahal (kalau ditempatku), harganya bisa mencapai 45.000/2kg, jadi sekilonya kira2 22.500. bandigkan dengan beras biasa (beras putih), paling tinggi harganya 10 ribuan. cuma memang beras merah yang aku konsumsi adalah organik dan diproduksi oleh produsen terpercaya dalam kemasan vakum udara. manfaatnya sangat terasa dari segi kesehatan. mari membiasakan konsumsi beras merah.

    BalasHapus
  17. Mohon ijin untuk copy paste tulisan anda guna keperluan tugas anak saya.
    Terima Kasih

    BalasHapus
  18. ijin copas untuk blog pribadi saya

    BalasHapus
  19. Wilujeng tepang kang dede...
    saya sudah membuktikan manfaat yang dikandung beras merah yang saya kombinasikan dengan terapi lebah, hasilnya LDL kolesterol bisa turun dari 174 ke 128 mg/dL hanya dalam 1 minggu. Sehingga rasio LDL/HDL pun turun dari 3,8 menjadi 2,9. Itu baru 1 minggu loh.... http://tyanto.wordpress.com/2011/05/27/orang-tua-kolesterol-trigilserida-asam-urat-dan-gula-darah/

    BalasHapus
  20. terimakasih infonya, salam kenal dariBpk Muh. Sulam, UD Blitar Putra Mas, 081937818085. http://grosirberasorganikindonesia.wordpress.com/

    BalasHapus
  21. mau tanya nich pak..apakah beras merah dapat mengurangi kadar trigliserit yang cukup tinggi ? trima kasih.... (amos liem : liem10bdg@yahoo.com )

    BalasHapus
  22. Kami menyediakan beras merah produksi Bojong Kabupaten Tegal dengan jumlah terbatas. Harga 9800/kg. Kualitas beras merah asli tanpa polesan. Untuk pemesanan ke 08112706669 a.n Eko Tegal

    BalasHapus
  23. Wah betul sekali, memang beras merah sudah langka. Sayapun kalau ingin konsumsi nasi dari beras merah harus pulang dulu ke "lembur".. :)

    BalasHapus
  24. ijin copas artikelnya utk koleksi pribadi

    BalasHapus
  25. beras merah memang sudah terbukti khasiatnya, sangat bergizi tinggi bagus buat orang sehat dan sakit karena tidak mengandung gula seperti beras putih.

    kami produsen beras merah aceh tamiang berkantor di medan, bagi orang medan yang ingin beli beras merah bisa ke kami. harga di kami 12 ribu/kg. bisa kunjungi blog kami di

    www.InfoBerasMerah.wordpress.com

    salam sukses buat admin blog ini

    BalasHapus