Tuesday, 15 October 2019

Cara Terbaru Membuat User Form Excel Secara Online dengan OneDrive

Sobat, sudah lama saya tidak memposting apapun di blog ini. Sebelum ini saya banyak memposting tentang pembuatan aplikasi android dengan App Inventor. Namun pada kesempatan kali ini saya akan mencoba materi baru yaitu Microsoft Excel, lebih khusus lagi cara pembuatan userform Excel, yang dibuat dan diaplikasikan secara online dengan memanfaatkan OneDrive. UserForm adalah formulir isian yang memfasilitasi dan mempermudah input data ke dalam tabel Excel.

OneDrive adalah platform penyimpanan berbasis internet (cloud storage) mirip Google Drive. OneDrive ini sudah terintegrasi dengan Windows 10 dan sangat bermanfaat bagi pengguna Microsoft Office, karena selain bisa menampung file maupun folder yang berisi file-file Office, semacam Word, Excel, Power Point (kapasitasnya 5 GB diberikan secara gratis), juga menyediakan aplikasi Office secara online, sehingga bisa diakses di mana pun sobat berada.

Langkah pertama, rencanakan dulu membuat formulir untuk apa? Apakah untuk survei, formulir pendaftaran, mengumpulkan data, dsb. Sebagai contoh, kita akan membuat formulir untuk mencatat data siswa, yang dilakukan secara online dengan men-share tautan form-nya. Dan data yang masuk otomatis tersimpan sebagai tabel di lembaran Excel.

Selanjutnya tentukan apa saja yang akan ditanyakan atau data apa yang akan dikumpulkan. Misalnya kita memerlukan data NAMA LENGKAP, JENIS KELAMIN, TANGGAL LAHIR, dan ALAMAT.

Setelah perencanaan di atas siap, kita langsung saja menuju website OneDrive (https://onedrive.live.com/), atau dengan mengetikkan ‘onedrive’ di mesin pencari Google. Bila sudah ketemu websitenya, silakan registrasi untuk membuat akun dengan mengklik Sign Up. Untuk sinkronisasi sobat bisa download OneDrive untuk diinstal di Windows.

Selesai membuat akun OneDrive dan memverifikasinya lewat e-mail, silakan Sign In untuk mulai meng-eksplore OneDrive.
Seperti inilah tampilan akun OneDrive yang sobat miliki.




Untuk mulai membuat formulir, klik drop down menu (tanda panah bawah ‘v’ ) pada menu + Baru v lalu klik Formulir Survei (seperti gambar di atas) maka akan muncul jendela Microsoft forms.



Klik pada “Formulir tanpa judul”  buat judul form, misalnya BIODATA SISWA, klik pada “Enter a description” lalu ketikan misalnya “Isi data-data di bawah ini dengan benar”.




Kemudian klik tombol   + Add new pilih jenis Text .



Pada baris Question ketikkan NAMA LENGKAP:. Untuk menambah lagi baris tinggal klik   + Add new  , lalu pilih jenis jawaban dalam hal ini Choice (pilihan), pada Question ketikan JENIS KELAMIN:, pada Option 1 ketikan pilihannya: Laki-laki, pada Option 2 ketikan Perempuan. Selanjutnya klik   + Add new  lagi pilih format Date, kemudian ketik TANGGAL LAHIR:.



Kalau dirasa cukup, silakan klik tombol    Send     yang ada di menu di sebelah atas-kanan. Di sini sobat akan diberi pilihan, apakah link form akan di-  Copy  , buat QCode, disisipkan di website/blog  (</>), kirim ke e-mail, ke Twitter atau Facebook. Misalnya kita akan membagikan link-nya, maka tinggal mengkopinya.



Agar alamat URL tautannya tidak terlalu panjang. Sobat bisa memendekkannya dengan memanfaakan situs-situs URL shortener seperti  bitly.

Silakan coba link-nya dipaste ke kolom UL browser sobat lalu Enter. Kalau link-nya  benar, maka form akan muncul. Sekarang ujicoba form tersebut dengan mengisinya, kalau selesai, klik    Submit  . Untuk mengisi data baru, kosongkan form dengan mengklik ‘Submit another response, maka form akan kosong siap untuk diisi kembali.

Untuk mengecek apakah data-data sudah masuk, silakan kembali ke OneDrive, klik menu drop down  OneDrive.




Lalu klik Semua aplikasi, kemudian klik Forms, cari formulir yang sudah dibuat di My forms  kemudian klik, maka formulir yang kita buat akan muncul, perhatikan tab kanan dari Questions yaitu Responses klik tab ini maka data-data yang diinput akan muncul di sini. Untuk melihatnya di Excel dalam bentuk tabel, silakan klik Open in Excel maka otomatis lembaran Excel yang berisi data ini  akan di-unduh, yang bisa sobat buka dan lihat hasilnya. Tabel ini bisa sobat edit dan rapikan, yang selanjutnya bisa diarsipkan atau dicetak.

Demikian semoga bermanfaat. Bila ada ide atau ingin menambahkan cara pembuatan userform ini, silakan sobat tulis di kolom komentar.

Saturday, 22 June 2019

Cara Mudah Membuat Aplikasi Android “Menggambar” dengan App Inventor

Anak-anak suka sekali menggambar corat-coret di dinding dengan pensil atau alat tulis lainnya, jangan dimarahi karena tembok kotor. Ibu/bapak sebaiknya menyalurkan hobi corat-coret anaknya lewat buku gambar, atau layar ponsel dengan membuat aplikasinya yang sangat mudah dikerjakan, tidak perlu repot-repot mendownload dari Google Play.

Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membuat aplikasi Menggambar corat-coret ini?
Cukup sediakan:
1. Ponsel smartphone
2. Aplikasi App Inventor (boleh yang offline atau online)
3. gambar icon ukuran 512 x 512 piksel (kalau tidak pakai icon juga tidak apa-apa)

Setelah App Inventor dijalankan, silakan membuat projek baru start new project beri nama misalnya “Menggambar”.
Ubah Title: Menggambar (untuk memberi judul pada layar ponsel)



Untuk menambahkankan ikon/logo aplikasi, di Properties klik kolom di bawah Icon > Upload File > Pilih File cari gambar ikon yang sudah dibuat Open > OK


Baca:  Cara Menambahkan App Icon pada Aplikasi Android dengan App Inventor
Di kolom Palette, klik Drawing and Animation, kemudian tarik dan lepas komponen Canvas ke layar. Atur Height dan Width Canvas1 menjadi Fill parent
















Canvas adalah panel segiempat dua dimensi yang sensitif sentuhan, tempat menggambar atau menggerakkan gambar.
Di kolom Palette, klik Sensor, kemudian tarik dan lepas komponen AccelerometerSensor ke layar. AccelerometerSensor ini bisa mendeteksi goncangan (shaking) ponsel dan mengukur akselerasi tiga dimensi.
Sekarang kira beralih ke editor blok dengan mengklik tombol Blocks.

Klik Canvas1 > klik dan lepas blok paling atas when Canvas1 .Dragged dari daftar ke editor.



Klik Canvas1 > gulung daftar blok ke atas, klik dan lepas blok  call Canvas1 .DrawLine pasangkan ke dalam blok when Canvas1 .Dragged.



Apungkan kursor di atas prevX, ambil blok get prevX yang muncul, lalu pasangkan ke x1 di call Canvas1 .DrawLine. Lakukan dengan cara yang sama untuk prevY > get prevY > y1; currentX > get currentX > x2; dan currentY > get currentY > y2.


Blok-blok di atas adalah blok perintah menulis/menggambar di atas canvas. Lalu bagaimana cara menghapusnya? Di sini kita akan menghapus atau menghilangkan tulisan atau gambar dengan cara menggoyangkan ponselnya (shake).
Klik AccelerometerSensor1, gulung dan temukan blok when AccelerometerSensor1 .Shaking tempatkan di editor blok.



Klik Canvas1 > gulung daftar, klik dan lepas blok  call Canvas1 .Clear pasangkan ke dalam blok when AccelerometerSensor1 .Shaking.



Untuk menghentikan dan keluar dari aplikasi Menggambar ini, kita bisa sentuh tombol Back pada ponsel.
Klik Screen1, pilih blok when Screen1 .BackPressed tempatkan di editor.
Klik  Control, pilih blok close application, pasangkan dengan blok when Screen1 .BackPressed.
Blok selengkapnya dari aplikasi ini adalah:



Tinggal kita membuat file apk-nya. Klik Build > App ( save .apk to my computer ). Kirim lewat bluetooth ke ponsel dan install.
Selesai kita membuat aplikasi corat-coret. Selamat mencoba!







Saturday, 18 May 2019

Cara Mudah Membuat Aplikasi Android “Soal Pilihan Ganda” dengan App Inventor

Soal pilihan ganda atau multiple choice adalah cara paling populer untuk menguji pemahaman siswa terhadap materi pelajaran di sekolah. Kini sobat khususnya para pengajar bisa membuat sendiri soal-soal pilihan ganda berbasis aplikasi android dengan mudah dengan bantuan App Inventor.
Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi cara membuat soal-soal latihan (kuis) pilihan ganda yang paling sederhana dan mudah dipraktekkan.
Mula-mula kita persiapkan soal-soal dan pilihan jawabannya (jangan lupa kunci jawabannya).
Di sini saya buat hanya 3 soal: Screen1 untuk pertanyaan nomor 1, pindah (next)  ke Screen2 untuk soal nomor 2, next ke Screen3 untuk soal nomor 3.
Catatan: untuk jumlah soal yang banyak saya sarankan jangan menggunakan cara multiple screen seperti di atas, karena loading akan berat dan keterbatasan server bila sobat bekerja di App Inventor online. Solusinya dengan “multiple screens in one screen” insha Alloh nanti saya buat tutorialnya.
Contoh soal:
1. Di manakah letak ibukota Amerika Serikat?
     A. New York        B. Washington D.C.
     C. Hollywood      D. Brooklyn
Jawaban benar: B. Washington D.C.
2. Berapa akar pangkat dari 121?
     A. 22         B. 12
     C. 21         D. 11
Jawaban benar: D. 11
3. Who wrote "Dilan 1991"?
     A. Asma Nadia   B. Dewi Lestari
     C. Pidi Baiq         D. Andrea Hirata
Jawaban benar: C. Pidi Baiq

Langsung saja buka App Inventor-nya dan buat proyek baru (mis. : Latihan1)
Ubah Title Screen1dengan “Soal 1 IPS”
Buat layout untuk soal no 1:
Seret dan lepaskan Label ke viewer, Label1 ini untuk menuliskan  teks pertanyaan nomor 1, silakan ganti Text dengan “1. Di manakah letak ibukota Amerika Serikat?”
Untuk pilihan jawaban gunakan layout Horizontal Arrangement, Height = Automatic, Width = Fill parent.
Ke dalam kotak Horizontal Arrangement1 ini masukkan 2 buah Button. Agar button rapi dan sejajar buat Width = Fill parent, TextAlignment= left.
Ubah Text: Text for Button2 dengan “A. New York “ dan Text for Button3 dengan “B. Washington D.C.”.
Ganti BackgroundColor = None.
Supaya tidak pusing ganti nama (Rename) Component-nya.
Lakukan hal yang sama untuk pilihan C dan D.
Tambahkan di bawahnya Label untuk konfirmasi pilihan benar atau salah. Kosongkan Text-nya.
Tambahkan lagi di bawahnya tombol “Ulangi”. Tombol ini untuk mengulangi pilihan bila salah.
Tambahkan lagi tombol untuk “Next”. Tombol ini untuk melanjutkan ke soal berikutnya.
Layout soal no 1 di layar 1 selengkapnya seperti berikut:

 


Untuk soal no 2 silakan Add Screen, biarkan namanya tetap Screen2, ubah Title-nya: “Soal 2 Matematika”
Pengerjaan layoutnya sama seperti untuk soal no 1.
Hasil akhir seperti di bawah ini:



Untuk soal no 3 silakan Add Screen, biarkan namanya tetap Screen3, ubah Title-nya: “Soal 2 Bahasa Inggris”
Pengerjaan layoutnya sama seperti untuk soal no 1.
Hasil akhir seperti di bawah ini:



Selanjutnya adalah menyusun perintah-perintah Blocks-nya.
Kembali ke Screen1, klik editor Blocks.
Saat layar pertama dibuka, yang akan ditampilkan (Visible = true) adalah:
Label1 : “1. Di manakah letak ibukota Amerika Serikat?”
Button :
A. New York (btnA)       B. Washington D.C. (btnB)
C. Hollywood (btnC)    D. Brooklyn (btnD)
Sementara yang tidak terlihat (Visible = false) adalah:
Label2, button “Ulangi” dan button “Next”
Sehingga block codenya:



Jika tombol pilihan A (btnA) disentuh, maka selain menampilkan pertanyaan dan pilihan jawaban, juga menampilkan konfirmasi “Salah!” dan button “Ulangi” dan menebalkan (FontBold)  jawaban yang dipilih, tapi tidak menampilkan tombol “Next”. Begitu juga bila menyentuh tombol C dan D. Sehingga blok kodenya:



Karena jawaban yang benar adalah B, maka Jika tombol pilihan B (btnB) disentuh, maka selain menampilkan pertanyaan dan pilihan jawaban, juga menampilkan konfirmasi “Benar!” dan button “Next” dan menebalkan huruf (FontBold) jawaban yang dipilih, tapi tidak menampilkan tombol “Ulangi”. Sehingga blok kodenya:



Jika tombol “Ulangi” disentuh maka akan kembali menampilkan pertanyaan dan pilihan jawaban. Blok selengkapnya:

Jika jawaban benar dan tombol “Next” disentuh maka layar berpindah ke Screen2 untuk menampilkan soal no 2. Blok perintahnya:

Untuk Screen2 dan Screen3 proses penyusunan blok perintahnya sama. Namun perhatikan mana jawaban yang benar.
Catatan: karena susunan bloknya hampir sama, sobat tinggal meng-copy semua blok ke backpack. Caranya klik kanan di editor pilih “Copy All Blocks to Backpack”. Kemudian pindah ke editor Blocks Screen2/Screen3 klik kanan lagi pilih “Paste All Blocks from Backpack  (n)”



Langkah terakhir adalah menjalankan aplikasinya dengan emulator atau instal apk-nya.
Kalau sobat ingin lebih jelas, tonton aja videonya di bawah ini (jangan lupa like, comment, dan subscribe).


Untuk lebih jelas bisa tonton videonya. Jangan lupa Subscribe!






Tips MIT App Inventor bagi Pemula

Kali ini saya ingin berbagi beberapa tips berupa penjelasan singkat beberapa fungsi untuk memudahkan dalam pembuatan aplikasi dengan App Inventor, tidak semuanya hanya beberapa yang cukup penting dari menu Designer maupun Blocks editor.



Menu drop down Projects :
  • Import project (.aia) from my computer – untuk mengimpor/menerima projek App Inventor yang sudah jadi (file berekstensi .aia, misalnya: BolaPantul.aia, myprofile.aia, MPI.aia) yang disimpan di komputer, sehingga kita bisa mengeditnya.
  • Import project (.aia) from my repository – untuk mengimpor file berekstensi .aia dari server online.
  • Export selected project (.aia) to my computer - untuk mengekspor/mengirim projek App Inventor yang sedang aktif ke komputer, untuk back-up atau berjaga-jaga bila terjadi error bisa di-impor kembali.
Menu drop down Connect :
  • AI Companion – untuk melihat atau preview project yang sedang dibuat di ponsel secara online via wifi.
  • Emulator - untuk melihat atau preview project yang sedang dibuat dengan emulator yang sudah built-in dalam App Inventor.
  • USB - untuk melihat atau preview project yang kita buat di ponsel via kabel USB.
  • Reset Connection /Hard Reset – untuk mereset bila terjadi error saat Connect.
Menu drop down Build :
  • App (save .apk to my computer) – untuk membuat file apk dari projek yang sudah dibuat sehingga bisa ditransfer dari komputer ke ponsel untuk diinstal dan dijalankan.
My Projects – tombol untuk melihat semua proyek yang pernah kita buat.

Mode Blocks Editor
Bila kita mengklik kanan mouse di editor blocks akan muncul menu drop down ini:


Sedikit penjelasan fungsi dari daftar menu tersebut adalah:
Clean up Blocks – untuk merapikan blok-blok.
Download Blocks as Image – mengubah blok-blok yang ada di editor menjadi image .png (berguna untuk dokumentasi atau sharing).
Collapse Blocks – untuk meringkas susunan blok-blok yang banyak sehingga tidak memenuhi editor. Blok yang di-Collapse akan seperti di bawah ini:

Expand Blocks – untuk mengembalikan blok-blok yang di-Collapse.
Untuk meng-Collapse satu bloks tingggal klik pada handler blok kemudian klik kanan pilih Collapse Block



Delete (n) Blocks – untuk menghapus blok. Menghapus blok bisa juga dengan menyeretnya ke tempat sampah.


Arrange Blocks Horizontally – untuk menyusun blok-blok secara horisontal (dari kiri ke kanan).
Arrange Blocks Vertically – untuk menyusun blok-blok secara vertikal (dari atas ke bawah).
Sort Blocks by Category – untuk mengurutkan blok-blok berdasarkan kategorinya.
Paste All Blocks from Backpack (n) – mem-paste semua blok yang ada dalam backpack.
Backpack atau ransel adalah tempat untuk menyimpan blok-blok penting yang sering digunakan. Untuk melihat blok-blok yang ada dalam backpack kita tinggal mengkliknya, dan menyeret blok yang kita perlukan.



Copy All Blocks to Backpack – untuk menyalin semua blok ke dalam backpack.
Empty the Backpack – untuk mengosongkan backpack.
Enable/Disable Workspace Grid – untuk menampilkan/menyembunyikan kisi-kisi pada editor.

Menu drop down klik kanan pada sebuah blok:
Duplicate – untuk menggandakan sebuah blok/susunan blok.
Add Comment – untuk menambahkan komentar atau catatan pada blok/susunan blok, bila Add Comment di-klik akan muncul tanda tanya dalam lingkaran biru, bila tanda tanya itu di-klik akan muncul editor teks untuk menuliskan komentar/catatan.
Remove Comment – untuk menghilangkan komentar.

Arrange Parameters Vertically – untuk mengubah susunan parameter yang ada pada blok perintah tersebut secara vertikal.

Disable Block – untuk menonaktifkan blok. Bila sebuah blok disable maka programnya tidak akan dijalankan, tampilannya akan seperti di bawah ini:

Warning dan Error:
Bila ada peringatan dan kesalahan (error) pada blok-blok perintah, maka akan diberi tahu, ada berapa peringatan dan ada berapa error?

Dan bila diklik tanda seru atau tanda silang pada sebuah blok, maka akan muncul penjelasan mengapa terjadi error.




Penambahan dan pengurangan item pada suatu blok ditandai dengan adanya tanda pengaturan/setting, bila tanda ini diklik, dimungkinkan untuk menambah atau mengurangi item, untuk menambah tinggal diseret item dari kanan ke kiri, untuk mengurangi diseret sebaliknya.




Zoom editor

Tanda target lingkaran - untuk fokus atau tampilan normal.
Tanda plus dalam lingkaran - untuk Zoom In atau memperbesar tampilan.
Tanda minus dalam lingkaran – untuk Zoom Out atau memperkecil tampilan.
Tempat sampah/Trash – untuk membuang satu atau beberapa blok.
Untuk mengetahui fungsi sebuah event handler atau blok perintah, sobat bisa mengapungkan mouse di atas blok tersebut tunggu beberapa detik… dan akan muncul penjelasannya.

Inline Inputs – untuk menempatkan input-input dalam satu baris.
External Inputs – untuk menempatkan input-input di luar dalam satu kolom (default).



Kalau masih ada yang belum dijelaskan, silakan sobat menambahkannya dalam kolom komentar.






Tuesday, 7 May 2019

Cara Menambahkan User Name dan Password pada MIT App Inventor Offline

Cara Menambahkan User Name dan Password pada MIT App Inventor Offline. Cara masuk dan menggunakan MIT App Inventor Offline cukup mudah, sobat tinggal mengklik “Click Here to use your Google Account to login” pada layar “Welcome to App Inventor!”

Namun untuk menjaga privasi agar proyek aplikasi kita tidak ada yang mengotak-atik dan mengubahnya oleh pengguna lain, sobat perlu menguncinya dengan password. Caranya cukup mudah, ikuti paparan di bawah ini:

Setelah MIT App Inventor offline diaktifkan (klik tombol Start Invent) maka akan muncul layar “Welcome to App Inventor!” seperti di bawah ini:


Silakan klik pada “Click Here to use your Google Account to login” dan bila muncul jendela Log In seperti di bawah ini, silakakan dicontreng pada “Sign in as Administrator”, kemudian klik tombol  “Log In”

Maka tambahan menu “Admin” akan muncul setelah menu “Help”. Untuk mulai menambah user silakan klik menu Admin tersebut, setelah muncul menu drop down pilih “User Admin”



Maka muncul jendela “Add User”, setelah tombol “Add User” diklik, Anda tinggal mengisikan User Name: … dan Password: …



Misalnya diisi seperti ini:


is Admin? dan Hide Password boleh dicentang atau tidak. Selanjutnya akan muncul Terms Of Service, dan bila setuju Anda tinggal klik “I accept the terms of service!”


Dan muncul layar Welcome, yang berarti penambahan User berhasil.


Dan Anda siap untuk membuat aplikasi Android. Untuk keluar dari User ini, tinggal klik nama user (menu di ujung paling kanan) dan klik “Sign out”


Untuk masuk lagi di User ini Anda tinggal memasukan nama user pada Email: dan Password: di layar “Welcome to App Inventor!” lalu klik Login.


Demikian, mudahkan?