Rabu, 30 Januari 2013

Pergi Berlibur Baik untuk Kesehatan



Pergi berlibur tidak hanya membuat Anda merasa baik saat berada di sana, bahkan menuai manfaat kesehatan selama berbulan-bulan, menurut sebuah penelitian terbaru.

Terbang ke tujuan eksotis seperti Maladewa bisa menurunkan tekanan darah Anda, membantu Anda tidur lebih baik dan bangkit kembali dari stres.

Menurut hasil penelitian ini juga, dalam beberapa kasus manfaat lainnya dari liburan sekurangnya selama dua minggu dapat dirasakan manfaatnya selama berbulan-bulan.

Para pakar mengatakan karyawan semestinya mengambil hak liburan secara penuh setiap tahun untuk mengambil manfaatnya.

Penelitian tersebut membandingkan penanda kesehatan pada orang-orang yang liburan mengunjungi Thailand, Peru, atau Maladewa, dengan orang-orang yang tinggal di rumah dan terus bekerja.

Hasil penelitian menunjukkan, tekanan darah rata-rata mereka yang pergi berlibur turun enam persen, sedangkan para pekerja terlihat kenaikan tekanan darahnya sebesar dua persen selama periode yang sama.

Kualitas tidur dari para wisatawan tersebut juga meningkat sebesar 17 persen, sedangkan non-turis memburuk sebesar 14 persen.

Studi ini juga menemukan kemampuan para pelancong untuk pulih dari stres meningkat sebesar 29 persen. Dan terjadi penurunan 71 persen dalam skor ketahanan stres di kalangan pekerja.

Pengujian ini menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah, yang berimplikasi dalam mengurangi risiko diabetes, menurunkan berat badan dan meningkatkan mood, dengan efek yang berkelanjutan selama setidaknya dua minggu setelah kembali ke rumah.

The Holiday Health Experiment ini dilakukan oleh operator tur Kuoni dan Nuffield Health, sebuah badan amal kesehatan terbesar di Inggris.

Psikoterapis Christine Webber, yang melakukan pengujian, mengatakan penurunan tekanan darah begitu penting untuk mengurangi kemungkinan serangan stroke dan jantung, sementara tidur yang cukup, baik untuk sistem kekebalan tubuh.

"Ini jelas dari hasil kami bahwa mayoritas orang merasa lebih bahagia, lebih beristirahat dan jauh lebih sedikit stres karena liburan mereka," tambahnya.

"Namun, yang lebih penting, saya telah menemukan bahwa manfaat ini terus berlanjut setelah liburan, selama berbulan-bulan sesudahnya.

Dr Lucy Goundry, Direktur Medis Nuffield Health mengatakan: "Untuk pertama kalinya, hasil klinis kami menunjukkan bagaimana liburan membantu pasangan mengurangi tekanan darah mereka, meningkatkan tidur dan mengelola tingkat stres mereka lebih baik. Hasil ini jelas menunjukkan bahwa saat berlibur kemampuan kita untuk mengatasi stres secara fisik membaik."

"Sebanyak sepertiga dari para pekerja tidak mengambil hak liburan penuh setiap tahunnya.  Saya menyarankan semua orang untuk memastikan mereka merencanakan liburan dengan hati-hati. Bekerja keras adalah penting, namun begitu juga meluangkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri," ujarnya. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar