Jumat, 10 Desember 2010

Nikolai A. Kudryavtsev, Peletak Teori Modern Asal Usul Minyak Bumi

TEORI yang menyatakan bahwa asal muasal terbentuknya minyak bumi berasal dari sisa-sisa makhluk hidup dari zaman prasejarah, teori tradisional ini cukup dominan dianut kalangan ilmuwan hingga orang awam. Tetapi dunia seperti melupakan teori alternatifnya, yaitu teori abiogenik atau abiotik. Teori ini memperbaiki teori sebelumnya yang banyak dikritik. Salah seorang yang gigih menentang teori tradisional itu adalah Nikolai Kudryavtsev yang sekaligus menawarkan teori alternatif sebagai solusinya.

Kudryavtsev adalah seorang ahli geologi Rusia, dia merupakan pendiri teori abiogenik modern asal muasal minyak bumi, yang menyatakan bahwa minyak bumi dibentuk dari sumber hidrokarbon nonbiologis yang berada di kedalaman kerak dan mantel bumi.

 Kehidupan masa kecil Kudryavtsev tidak banyak diketahui karena sedikit sekali referensi biografinya, hanya disebutkan lahir pada 21 Oktober 1893 di Opochka, sebuah kota di Pskov Oblast, Rusia.

Nama lengkapnya Nikolai Alexandrovich Kudryavtsev. Ia lulus dari Institut Pertambangan Leningrad tahun 1922, memperoleh gelar Dr. Sc. dalam geologi dan mineralogi pada 1936, kemudian menjadi profesor pada 1941. Memulai karir geologinya pada 1920 di  Komite Geologi Uni Soviet, dan bekerja untuk untuk All-Union Geological Research Institute dalam kurun 1929-1971.

Karena pikiran-pikirannya yang modern, rezim Stalin kala itu mencurigainya sebagai “musuh rakyat”, akibatnya beberapa tahun ia harus mendekam dalam kamp Gulag. Setelah itu, ia pun dilarang tinggal di kota-kota utama Uni Soviet. Penderitaannya semakin menjadi-jadi ketika anak semata wayangnya harus gugur mempertahankan negaranya dari agresi Nazi tahun 1938.

Kudryavtsev tak bisa dipungkiri sebagai salah seorang ilmuwan yang paling berjasa bagi negaranya, ia mampu mengangkat negerinya dari negara yang miskin minyak bumi pada 1946, menjadi negeri penghasil dan pengekspor minyak bumi. Ia melakukan studi geologi regional yang menghasilkan penemuan minyak dan gas komersial di distrik Grozny (otonomi Chechnya), Asia Tengah, Timan-Pechora, dan wilayah lain di Uni Soviet. Dia memimpin riset pengintaian eksplorasi di Georgia, dan menyusun program sumur eksplorasi di Siberia Barat pada tahun 1947 yang membuka jalan ke era baru produksi minyak dan gas di Rusia yang dimulai dengan semburan gas pertama dekat Berezovo pada tahun 1953.

Kontribusi Kudryavtsev dalam penemuan ladang-ladang minyak baru tidak terkira nilainya, salah satunya apa yang disebut dengan “Aturan Kudryavtsev” yang menyatakan bahwa setiap wilayah di mana hidrokarbon ditemukan pada satu tingkat, juga akan terdapat hidrokarbon dalam jumlah besar atau sedikit pada semua tingkat di bawahnya hingga ke batuan dasar. Dengan demikian, di mana minyak dan gas ditemukan, kerap ada lapisan batubara di atasnya. Dalam pola tersebut gas biasanya berada paling dalam, dan bisa saja bergantian dengan minyak bumi.

Nikolai Kudryavtsev lebih banyak dikenal sebagai ilmuwan terkemuka yang gigih mempertahankan teori abiogenik. Ia berpendapat bahwa tidak ada minyak bumi menyerupai komposisi kimia zat yang dibuat dari bahan tanaman di laboratorium di bawah kondisi yang menyerupai alam.

Selama dekade pertama, teori modern asal  muasal minyak bumi menjadi subjek perdebatan dan kontroversi di kalangan para ilmuwan. Antara tahun 1951 dan 1965, dengan kepemimpinan Kudryavtsev, telah meningkatkan jumlah ahli geologi yang menerbitkan artikel yang menunjukkan kegagalan dan inkonsistensi dari hipotesis lama “asal biogenik". Dengan berlalunya dekade pertama dari teori modern, kegagalan hipotesis abad kedelapan belas Lomonosov tentang asal minyak bumi dari fosil telah benar-benar diragukankan, dan teori modern pun semakin kokoh.

Untuk menguji teori abiogeniknya, Kudryavtsev memberikan banyak contoh substansial dan komersial dari minyak bumi yang ditemukan di basement kristal atau batuan metamorfik. Ia mencontohkan kasus di Kansas, California, Venezuela  dan Maroko.

 Ia juga menunjukkan bahwa kolam-kolam minyak dalam strata sedimen sering berhubungan dengan patahan di basement. Hal ini dibuktikan dengan ladang minyak raksasa Ghawar (Arab Saudi), ladang Panhandle di Kansas (Amerika Serikat), ladang Tengiz (Kazakhstan), dan ladang Harimau Putih  (Vietnam). (dari berbagai sumber)***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar