Minggu, 02 Mei 2010

Plastik dari Ganggang Lebih Ramah Lingkungan

COBA bayangkan jika semua plastik di sekitar kita terbuat dari ganggang (alga). Kita akan memiliki suku cadang kendaraan, botol-botol, kantong, dan keyboard yang benar-benar ramah lingkungan. Dalam beberapa tahun ke depan, hal ini akan segera menjadi kenyataan. Sebuah perusahaan berbasis di California, Amerika Serikat, kini tengah menguji coba prototipe plastik yang terbuat dari ganggang tersebut.

Beberapa tahun yang lalu, Frederic Scheer, pendiri dan CEO pembuat plastik yang mudah terurai, Cereplast, melihat ganggang berpotensi sebagai sumber bahan bakar. Sekitar 18 bulan yang lalu dia mendapatkan biomassa kering dari ganggang tersebut, kemudian diekstrak menjadi minyak dan ternyata berhasil sebagai bahan bakar.

Cereplast berhasil mengeringkan biomassa ganggang, bahkan hingga berbentuk serbuk. Untuk tahap pengembangan ini, mereka membuat prototipe hibrida. Bahan-bahan organik dan polypropylene atau resin dicampur dengan bubuk ganggang antara 35 dan 50 persen melalui proses tertentu.

"Ini persis seperti bahan tradisional, cukup kuat, kekuatannya setara dengan bahan berbasis pati," kata Scheer kepada Discovery News, Kamis (29/4). Menurut dia bahan ini juga memiliki toleransi terhadap panas tinggi. Pada mulanya plastik ganggang memiliki bau amis yang kuat, tetapi perusahaan ini sudah bisa mengatasinya.

Akhir tahun ini, Cereplast sudah siap memasarkan plastik hibrida ini ke pasaran. Untuk versi yang 100 persen ganggang dan mudah terurai menjadi pupuk, akan siap beredar dalam waktu tiga sampai lima tahun ke depan. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar