Minggu, 17 Agustus 2008

Kiat Terhindar dari Serangan Virus

KONSEP PC stand alone (berdiri sendiri) di zaman internet ini tak mungkin terus dipertahankan, lagi pula tidak ada PC yang benar-benar terisolasi dari lingkungan sekitarnya. PC (personal computer) saat ini mesti mendapat input data atau software dari luar; apa itu waktu menginstall program, mengupdate data atau berinteraksi dengan PC lainnya melalui sistem jaringan.

Akibatnya, PC kini rentan terhadap gangguan terutama serangan virus, yang bisa menumpang melalui program, game, flash disk, disket, CD atau menyusup melalui jaringan. Lebih-lebih PC yang sudah connect ke internet, sangat rentan terhadap serangan virus-virus baru yang lebih ganas.

Nah, untuk mencegah atau meminimalisasi serangan "program kecil yang mematikan" ini, penulis mencoba mengumpulkan beberapa kiat untuk menjaga keamanan PC anda.

Instal software antivirus pada PC anda. Ini adalah prosedur standar bagi pengguna komputer, dengan adanya pengaman ini, setiap kali anda mentransfer file dari flash disk, disket, men-download software dari internet atau CD-ROM, program antivirus ini akan men-scan terlebih dahulu untuk memastikan apakah software yang anda download itu sudah bebas hama. Belilah software antivirus ini dari dealer yang terpercaya.

Rajin-rajinlah meng-update software antivirus. Para pembuat virus melepaskan strain baru setiap harinya. Nah, antivirus juga harus selalu di-update untuk menangkis serangan virus-virus baru tersebut. Jadi, bila antivirus tersebut mengingatkan anda untuk meng-update, turuti saja kehendaknya.

Jangan sembarangan memasukkan disket, flash disk atau CD ke PC anda. Survei membuktikan, 90% PC terinfeksi melalui floppy disk. Inilah cara paling mudah bagi virus untuk menginfeksi suatu komputer. Karena itu scan terlebih dulu setiap disket, flash disk, dan juga CD yang masuk ke PC anda sebelum anda membukanya.

Jangan sembarangan men-download software dari internet. Jangan mudah tergiur program gratisan dari internet (freeware, shareware, screensaver, game dan program executable lainnya), bisa saja program yang anda download itu sudah ada "penumpang gelap"-nya. Jika anda masih ngotot ingin men-download, simpan hasilnya ke dalam satu folder, kemudian scan semuanya sebelum anda menjalankannya.

Jangan sembarang mengunjungi situs web. Walaupun anda tidak pernah men-download apapun dari internet, tapi ada kemungkinan anda masih tertular virus dari situs web yang pernah anda kunjungi, terlebih situs underground atau yang melayani pembelian online, biasanya virus jenis ini tersebar lewat cookies untuk menyimpan data di hard disk.

Selalu update browser dan sistem e-mail. Jika perusahaan yang memproduksi software ini menemukan kelemahan atau bug yang rentan terhadap serangan virus, mereka akan mengeluarkan patch untuk mengatasi kelemahan pada program utamanya. Maka, rajinlah meng-update browser tersebut dengan service pack terbaru.

Jangan sembarangan membuka e-mail atau attachment-nya. Saat ini banyak virus yang dirancang tersebar melalui e-mail. Karena itu disarankan untuk tidak sembarangan membuka email atau attachment mencurigakan, terutama bila anda menggunakan Microsoft Outlook Express. Ada baiknya anda men-scan dulu sebelum men-download attachment file.

Perbarui informasi yang anda miliki. Rajinlah mencari informasi atau artikel mengenai virus di buku, majalah atau internet, terutama virus-virus terbaru yang beredar di dunia perkomputeran.

Backup data-data yang anda miliki. Biarpun anda sudah demikian teliti dan mati-matian melindungi komputer, siapa tahu ada virus yang benar-benar lihai mengacak-acak komputer anda. Untuk berjaga-jaga, lebih baik anda mem-backup data-data yang anda rasa penting.

Miliki sebuah CD booting. Jika komputer anda terlanjur diserang virus tertentu, adakalanya komputer anda akan ngadat dan tidak bisa start up. Inilah perlunya sebuah CD booting, agar anda masih bisa start up lewat CD, kemudian anda dapat menjalankan program antivirus dan men-scan komputer anda. (Dede Suhaya/Sumber: PCPlus)***

Ilustrasi: flickr.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar