Rabu, 13 Agustus 2008

Cara Praktis Membuat Kolam Taman


LEPAS dari situasi yang penuh tekanan, kemacetan lalu-lintas, bekerja seharian, memikirkan berbagai beban hidup, adalah hal yang kini banyak dicari oleh setiap orang. Ketika frustrasi mencapai puncaknya, orang butuh relaksasi dalam suasana alam yang damai. Gemercik air, liukan ikan, suara katak di kolam taman, merupakan obat mujarab untuk meredakan stres sekaligus menjadi hiburan untuk sejenak melupakan berbagai masalah dalam kehidupan modern. Dengan sedikit perencanaan serta penggalian di akhir pekan, anda bisa mewujudkan keinginan untuk menikmati suasana alam yang damai.

Dengan kemajuan teknologi, membangun sebuah kolam taman bukan lagi hal yang cukup merepotkan yang harus ditangani ahlinya. Sesibuk apapun anda, masih bisa meluangkan waktu untuk membangun sebuah kolam taman di sekitar rumah anda.

Tahap pertama dalam membuat kolam taman adalah merencanakan lokasi. Pilih tempat yang sesuai dengan interior rumah, sehingga kolam taman bisa terlihat, bahkan terdengar, dari dalam rumah, membawa suasana alamiah ke dalam rumah. Perhatikan juga, ketersediaan sinar matahari bagi tumbuhan air. Aksesibilitas pada pasokan air dan listrik juga merupakan faktor yang penting bila kolam Anda memerlukan pompa, lampu dan aksesoris lainnya.

Ada tiga metode untuk membangun kolam taman. Kolam terbuat dari beton akan tahan lama bila dipasang secara layak. Namun, bila tidak tepat dalam mencampur adukan beton bisa-bisa malah retak sebelum dipakai, metode ini hanya dikerjakan oleh ahlinya. Metode yang populer adalah menggunakan lapisan plastik fleksibel (pond liner) sebagai dasar kolam. Bahannya terbuat dari karet atau plastik, ringan dan bisa dibentuk sesuai keinginan. Metode ketiga adalah yang lebih praktis dan mudah pemasangannya lagi pula tahan lama, yaitu kolam 'jadi siap pakai' berbahan fiberglas, polyethylen, atau plastik PVC yang dikenal sebagai preformed liner.

Sedikit aksesoris bisa ditambahkan pada kolam anda, seperti pompa, selang, filter, zat aditif air dan air mancur, jangan lupa ikan dan tumbuhan airnya. Pompa seharusnya dipilih berdasarkan pada kapasitas air dalam galon dari kolam anda.

Untuk memudahkan pekerjaan, biasana ada toko yang menjual kit-kit kolam taman lengkap dengan aksesorisnya, jadi anda tinggal memasangnya sesuai buku petunjuk yang disertakan. Suatu proyek yang menyenangkan dan bisa dilakukan sendiri.

Rancang bentuk yang diinginkan kolam Anda dengan selang taman atau tali. Konsultasi pada klub taman kolam yang ada di sekitarmu atau ahli lansekap untuk merekomendasikan ukuran dan kedalaman daerah kamu.

Untuk kesempatan kali ini, penulis hanya memberi gambaran mengenai pemasangan "kolam jadi" yang sudah dibentuk. Kelebihan preformed liner ini, tidak merepotkan dalam pemasangannya, tahan lama, dilengkapi dengan "rak-rak" untuk menanam tumbuhan air. Yang menarik dari "kolam jadi" ini menawarkan aneka miniatur dari berbagai danau terkenal di dunia seperti danau Laut Aral, atau Danau Victoria yang ada di Amrik.

"Kolam jadi" sangat mudah untuk dipasang dan ada banyak macamnya dengan ukuran dan volume yang bisa disesuaikan dengan lokasi taman yang Anda pilih.

Untuk memulai pekerjaan, rancang bentuk kolam yang diinginkan dengan bantuan selang taman atau tali. Tak ada salahnya bila anda konsultasi pada asosiasi taman atau ahli lansekap untuk merekomendasikan kolam yang terbaik.

Prosedur pemasangan kolam jadi dimulai dengan merancang perimeter (batas terluar) kolam dengan selang atau tali, kalau perlu beri patok agar bentuk lebih sesuai. Buat perimeter selebar 2 inchi pada setiap arah dari kolam jadi.

Selanjutnya, ukur dimensi bentuk kolam. Kemudian gali lubang yang sesuai dengan dimensi kolam jadi, tambah 2 inchi kedalaman galian untuk lapisan bantalan pasir. Ikuti kontur kolam jadi. Bersihkan galian dari batu atau objek tajam dan yakinkan tanah kompak dan lembut. Lapisi lubang tersebut dengan 2 inchi pasir yang dipadatkan.

Sebelum dipasang, bersihkan kolam jadi ini dengan air, kemudian turunkan ke dalam lubang. Bentuk kolam harus pas dengan lubang di tanam, yakinkan tiap sisinya pas. Ukur ketinggian kolam pada beberap arah. Sisi-sisi kolam seharusnya agak terangkat sedikit dari tanah sehingga kotoran tidak masuk ke dalam kolam.

Dengan "kolam jadi" di tempatnya, isi dengan pasir atau tanah antara kolam dan penggalian. Setelah pengisian hampir mendekati setengah tinggi kolam, secara perlahan isi kolam dengan air. Ketika level air menaik, terus jejali dinding luar kolam dengan pasir sampai bisa menyokong kolam.

Ketika sudah penuh air, pekerjaan selanjutnya adalah menyamarkan setiap sisi kolam dengan batuan. Agar lebih bagus dan natural, biarkan batu-batu menonjol ke arah kolam yang juga bermanfaat untuk naungan ikan-ikan.

Langkah selanjutnya adalah menempatkan berbagai aksesoris yang diperlukan bagi kolam taman anda, seperti penempatan pompa air beserta pasokan listriknya, filter kolam, atau lampu kolam.

Sebelum menanam tumbuhan dan menebar ikan di dalam kolam, anda harus menghilangkan klorin dari air bila dari air PDAM. Biarkan filter biologis (lihat tulisan kedua) Anda beroperasi tiga hingga empat hari setelah pengisian kolam untuk membangun bakteri kesehatan yang diperlukan untuk memurnikan air kolam.

Gunakan termometer apung untuk meyakinkan suhu kolam pada tingkat aman sebelum ikan dimasukkan. Umumnya, kebanyakan ikan koki dan koi bisa tahan pada suhu sekitar 50 derajat Fahrenheit, namun konsultasikan dengan penyedia ikan menurut prosedur aklimatisasi. (Dede Suhaya/sumber: www.extremehowto.com)***


Filter Alamiah

MENJAGA sebuah kolam taman relatif lebih mudah daripada memelihara ikan dalam akuarium. Anda bisa memanfaatkan filtrasi biologis yang baik dan alamiah, guna menyeimbangkan ekosistem kolam.

Tumbuhan air membentuk banyak fungsi dalam kolam. Tidak hanya menambah keindahan, tumbuhan air juga membantu menstabilkan keseimbangan ekologis dengan menjaga air tetap bersih -- terutama bila kolam anda diisi ikan. Beberapa pehobi kolam taman lebih suka menanam tanaman lotus atau teratai, yang bisa membantu menaungi kolam, menjaga sinar matahari dan menurunkan suhu air. Lotus-lotus juga membantu meminimalisir alga dan mendaur ulang limbah ikan menjadi pupuk. Plus, oksigen yang dikeluarkan tumbuhan bermanfaat bagi ikan.

Selain sistem penyaringan alamiah, banyak juga diperdagangkan sistem penyaringan biologis yang berkerja sendiri yang secara konstan digerakkan air secara fisik, untuk menghilangkan kotoran, dan lewat koloni bakteri untuk merawat sifat-sifat air yang diinginkan untuk mempertahankan kelangsungan hidup ikan dan tumbuhan.

Suatu sistem penyaring biologis akan menyediakan kebutuhan akan bakteri yang menjaga air tetap aman bagi kehidupan tumbuhan dan ikan. Dasarnya melibatkan pompa yang mensirkulasi air lewat filter yang diciptakan dari beberapa bentuk media bakteri. Salah satunya yang bermerek dagang Bio Ball pilihan populer untuk media bakterial; bola plastik mirip sarang lebah dengan banyak area permukaan, meningkatkan pertumbuhan bakteri. Namun batu lava juga bisa pakai dengan efek yang sama.

Sistem penyaringan bisa dikonfigurasi dalam sejumlah cara, mulai dari ditenggelamkan di dasar kolam, hingga secara strategis menempatkannya pada akses yang mudah dan secara estetis tempat yang logis dalam tata letak. (DS/sumber: www.extremehowto.com)***

Sumber foto: flickr.com/cyntroux




3 komentar:

  1. bagus namun agak sulit dicerna oleh pembaca yang pemula, sehinga menimbulkan kebingungan.

    BalasHapus
  2. Makasih ya utk informasinya yg lengkap. Gambar2 nya juga cukup detail. Sangat memudahkan buat pembaca seperti saya.

    BalasHapus