Jumat, 01 Februari 2013

Buku Bisa Menurunkan Depresi

Membaca buku-buku tentang pengembangan diri (self-help) benar-benar bisa mengurangi depresi, menurut penelitian terbaru.

Para pasien yang ditawari buku, secara signifikan bisa menurunkan tingkat depresinya empat bulan kemudian dibanding perawatan rutinitas yang umum seperti pemberian antidepresan.

Temuan ini menjadi kabar baik di era dimana bentuk perawatan tanpa obat, seperti terapi bicara, sulit didapat.

Lebih dari 200 pasien yang telah didiagnosis mengidap depresi ikut ambil bagian dalam studi di Universitas Glasgow, Skotlandia.

Setengah dari mereka diberi obat antidepresan dan sebagian diberikan buku panduan self-help yang berkaitan dengan aspek yang berbeda dari depresi, seperti masalah tidur.

Buku self-help didasarkan pada prinsip-prinsip terapi perilaku kognitif yang merupakan "terapi bicara" untuk pengidap depresi. Prinsipnya bahwa masalah dapat dikelola dengan mengubah proses pemikiran dan tindakan.

Setelah empat bulan, mereka yang telah diberi resep buku self-help secara signifikan memiliki tingkat depresi yang lebih rendah dibandingkan yang menerima perawatan obat.

"Kami menemukan ini memiliki dampak klinis yang benar-benar signifikan dan temuan yang sangat menggembirakan," kata Prof. Christopher Williams yang memimpin studi ini kepada BBC.

"Depresi melemahkan motivasi seseorang dan membuatnya sulit untuk percaya bahwa perubahan adalah sebuah keniscayaan," tambahnya. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar