Minggu, 31 Agustus 2008

Hindari Aktivitas Berlebihan di Saat Puasa


PUASA memang membuat badan lemes dan pusing, namun itu bukan berarti aktivitas sehari-hari ditinggalkan atau intensitasnya menurun. Kita dituntut tetap segar dan bugar meskipun perut merasa lapar dan kerongkongan haus.

Memang, berubahnya jadwal makan dari siang ke malam serta tiga kali sehari menjadi dua kali, ada juga dampaknya pada tubuh. Yang paling kentara adalah penurunan berat badan 2% - 5%. Penurunan berat badan amat terasa pada dua minggu pertama menjalankan puasa. Tapi, menurut seorang ahli, semua itu masih masuk dalam batas normal bagi orang sehat.

Saat menjalankan ibadah puasa tubuh akan menggunakan energi cadangan sebagai ganti pasokan makanan yang biasa dikonsumsi. Selama 12 jam itu cadangan energi masih mencukupi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Namun sebaiknya, selama menjalankan puasa Ramadhan ini aktivitas tidak berlebihan.

Dikhawatirkan jika melakukan kegiatan yang berlebihan akan menurunkan pasokan cairan tubuh alias dehidrasi. Jika sedang tidak berpuasa, cairan yang hilang dari tubuh bisa langsung diganti. Namun jika sedang berpuasa, cairan tubuh yang kurang itu harus menunggu saat berbuka dulu. Akibatnya, tubuh akan kekurangan air dan ini mengganggu kerja fungsi organ tubuh yang lain.

Maka dari itu dianjurkan agar menjalankan aktivitas yang tidak terlalu banyak mempergunakan tenaga. Atur dan sesuaikan aktivitas kegiatan kerja siang hari dengan kondisi tubuh kita. Sebab, aktivitas fisik yang normal, seperti melaksanakan tugas di kantor atau pekerjaan rumah tangga, berkebun, dan olahraga ringan, akan membakar simpanan energi dan hal itu akan membuat tubuh tetap segar.

Kalaupun ingin melakukan aktivitas yang "berat-berat" seperti berolahraga, sebaiknya dilakukan menjelang berbuka puasa saat tubuh dalam "puncak kepayahan", kira-kira 1 - 2 jam sebelumnya. Keuntungan yang diperoleh dengan berolahraga di sore hari adalah badan yang letih, lesu dan lemah karena berpuasa dan bekerja seharian akan menjadi segar kembali. Hal tersebut terjadi karena berlangsungnya proses pembakaran dan pembentukan ulang glukosa dalam tubuh. Selain itu, begitu tubuh mengeluarkan keringat, bisa langsung digantikan pada saat berbuka puasa. Kalau mau, olahraga bisa juga dilakukan sesudah berbuka puasa, 2 - 3 jam setelah perut diisi makanan.

Setelah berolahraga, banyak keringat yang dikeluarkan. Ganti segera cairan yang hilang (keringat maupun uap air yang keluar melalui pernapasan) dengan minum saat berbuka. Minumlah kurang lebih 7-8 gelas sehari, terdiri dari 3 gelas waktu sahur dan 5 gelas dari buka sampai sebelum tidur.

Olahraga seperti joging yang sering dilakukan setelah sahur sebenarnya kurang dianjurkan, terutama untuk orang yang tidak pernah berolahraga di pagi hari. Ini akan melelahkan tubuh dan mengganggu aktivitas selanjutnya sepanjang hari.

Tetap aktif selama puasa asal tidak berlebihan memang sangat dianjurkan. Hal tersebut untuk merangsang keluarnya hormon antiinsulin yang berfungsi melepaskan gula darah dari "gudangnya". Kalau Anda bermalas-malasan selagi berpuasa, atau terlalu banyak tidur, maka tubuh Anda makin berkurang energinya ini akan membuat tubuh semakin lemas dan loyo tak bertenaga. Itu semua karena kadar gula dibiarkan menurun secara drastis.

Aturlah waktu istirahat. Usahakan tidur beberapa menit pada siang hari, saat tubuh merasakan kantuk yang berat. Hal itu dapat membantu memulihkan kesegaran tubuh dan melancarkan proses berpikir.

Tambahkan segelas susu saat makan sahur, terutama untuk anak-anak dan remaja. Orang dewasa dapat minum susu tanpa lemak. Suplemen multivitamin dan mineral boleh dikonsumsi (sebaiknya konsultasi dengan dokter) pada waktu sahur agar meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

Pada minggu-minggu pertama melakukan puasa akan terjadi stres fisik seperti rasa lelah, pusing dsb. Terimalah itu secara wajar dan bekerjalah secara wajar sesuai kemampuan tubuh pada saat puasa karena tubuh akan melakukan penyesuaian. Jadi aturlah kegiatan dan pekerjaan sesuai kemampuan saat berpuasa. Jangan memaksakan diri, tetapi jangan pula puasa dijadikan alasan untuk malas bekerja.

Semoga kiat-kiat yang sengaja Mitra Bisnis kumpulkan dari berbagai sumber ini bermanfaat dalam menjaga tubuh tetap sehat dan bugar di saat kita menjalankan ibadah shaum di bulan Ramadhan ini.

Selamat menjalankan ibadah puasa!

(Dede Suhaya/dari berbagai sumber)***


Photo: flickr

Tidak ada komentar:

Posting Komentar